Sebelum Umrah Pastikan Anda Tau Enam Vaksin yang diterima Arab Saudi


PJ Blog | Arab Saudi terkenal ketat dalam menyeleksi pendatang ke negaranya di masa pandemi COVID-19 ini. Mereka hanya mengizinkan orang yang sudah vaksin jenis tertentu untuk masuk ke negaranya.

Dilansir dari Liputan6.com jemaah harus menuju pusat perawatan di Mekah pada enam jam sebelum Umrah. Otoritas terkait akan mengecek terlebih dahulu jenis vaksin COVID-19 calon jemaah Umrah 2021. 

Mereka akan diperiksa status vaksinasi mereka berdasarkan tipe vaksin yang sudah lolos. Saat ini, Arab Saudi telah meloloskan tiga jenis vaksin COVID-19: Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna.

Arab Saudi menerima enam jenis vaksin COVID-19. Dan mengimbau agar setiap orang memeriksa maskapai penerbangan dan kedutaan besar sebelum pergi ke negara tersebut. Guna untuk memastikan apakah vaksin yang digunakan bisa diterima atau tidak di negara itu.

Berikut ini adalah enam vaksin yang Arab Saudi terima, sumber https://travel.detik.com/ :

1. Pfizer/BioNTech

Otoritas Saudi menyetujui semua orang dewasa penerima vaksin Pfizer masuk ke negaranya mulai 10 Desember 2020. Mereka juga menyetujui penggunaan vaksin Pfizer untuk anak-anak usia 12-18 tahun mulai 27 Juni 2021.

2. Oxford/AstraZeneca

Penerima vaksin AstraZeneca juga diperkenankan masuk ke Arab Saudi mulai 18 Februari 2021. Vaksin AstraZeneca sendiri mendapatkan izin untuk penggunaan darurat di Kerajaan Saudi.

3. Johnson&Johnson

Vaksin jenis lainnya yang diizinkan Arab Saudi adalah vaksin buatan Amerika Serikat, Johnson&Johnson. Vaksin ini dapat digunakan mulai 18 Mei 2021 setelah Kerjaan Arab Saudi menyetujuinya.

4. Moderna

Pada tanggal yang sama, 18 Mei 2021, vaksin Moderna juga disetujui untuk digunakan. Setiap orang yang sudah divaksin Moderna boleh masuk ke Arab Saudi. Di samping itu, negara tersebut juga memperbolehkan penggunaan vaksin Moderna di kondisi darurat.

5. Sinopharm

Pada 11 Juli 2021, otoritas Saudi mengumumkan bahwa pengunjung yang telah menyelesaikan 2 dosis Sinopharm diizinkan masuk ke negaranya, dengan catatan mereka menggunakan dosis booster (penguat) dari Pfizer, AstraZeneca, Johnson&Johnson, atau Moderna.

6. Sinovac

Sama seperti Sinopharm, penerima Sinovac juga diizinkan masuk ke Arab Saudi bila sudah mendapatkan 2 dosis vaksin tersebut, dan menggunakan dosis booster (penguat) dari Pfizer, AstraZeneca, Johnson&Johnson, atau Moderna.

Semoga informasi ini bermanfaat buat anda yang ingin umroh dan semoga ibadah umroh anda lancar dan selalu. Aamiin

Tidak ada komentar untuk "Sebelum Umrah Pastikan Anda Tau Enam Vaksin yang diterima Arab Saudi"