Migrasi Siaran TV Digital Tahap Pertama Siap 100 Persen

PJ Blog | Siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia akan digantikan oleh siaran televisi digital selambat-lambatnya pada 2 November 2022. Siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan canggih teknologinya bagi masyarakat Indonesia.

Dalam masa peralihan ke siaran televisi digital, masyarakat tetap bisa untuk menonton siaran televisi analog namun sangat dianjurkan untuk mulai merubah tangkapan sinyal antena di rumah dari siaran analog ke digital.

Baca Juga : Baca Juga Cara Daftar Online Bantuan Set Top Box Gratis untuk Terima Siaran TV Digital

Baca Juga : Berikut Ini Cara Mengetahui dan Membedakan TV Analog dan TV Digital

Dilansir dari liputan6.com Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengungkapkan perkembangan persiapan Analog Switch Off (ASO) atau dimatikannya siaran TV analog. Johnny memaparkan, dari total 225 wilayah layanan siaran di Indonesia, 112 wilayah akan disiapkan inftrastruktur multiplexing untuk mendukung migrasi penyiaran digital.

Berdasarkan jadwal Kemenkominfo, ASO tahap pertama direncanakan akan dilaksanakan pada 30 April 2022. ASO tahap kedua dan ketiga, pembangunan infrastrukturnya diharapkan selesai dalam dua bulan sebelum tiap-tiap masa ASO.

Meski dilakukan secara bertahap, nantinya penghentian siaran analog di daerah yang sudah ditentukan harus dilaksanakan secara serentak oleh semua stasiun televisi di daerah tersebut. Sebagai informasi, proses Analog Switch Off ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, beserta Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri.

Tidak ada komentar untuk "Migrasi Siaran TV Digital Tahap Pertama Siap 100 Persen"